Lk 3.1 Menyusun Best practices

Nama               : Sonya Novita Tally

NIM                : 202216156361

No. UKG        : 201900968022

 

 

MENYUSUN BEST PRACTICES

Lokasi

SMP Negeri 2 Sabu Tengah

Lingkup Pendidikan

Sekolah Menengah Pertama

Tujuan Yang dicapai

Mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi (cerita fantasi) yang dibaca dan didengar dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning dan pendekatan TPACK

Penulis

Sonya Novita Tally

Tanggal

5 Desember 2022

Situasi

kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadinperan dan tanggung jawab saya dalam praktik ini.

Latar belakang masalah:

v  Peserta didik kurang percaya diri dalam mengungkapkan pendapat

v  Pendidik belum maksimal menerapkan model-model pembelajaran inovatif

v  Pendidik masih menerapkan metode  pembelajaran konvensional.

Praktik pembelajaran inovatif menggunakan model pembelajaran problem based learning sangat penting untuk dibagikan sebagai upaya perbaikan proses pembelajaran di kelas karena model pembelajaran PBL ini merupakan model yang berpusat pada peserta didik sehingga melibatkan peserta didik dalam pemecahan masalah dan peserta didik dapat lebih memahami isi pembelajaran maupun menguasai materi yang diberikan karena pemecahan masalah mereka temukan sendiri sehingga lebih mudah dalam mengingat materi esensial yang sedang dipelajari.

 PBL membantu peserta didik mmahami hakekat belajar sebagai cara berpikir bukan hanya sekedar mengerti pembelajaran oleh guru berdasarkan buku teks; model PBL ini membantu peserta didik mengembangkan pengetahuannya dan membantu peserta didik untuk bertanggungjawab atas pembelajarannya sendiri serta merangsang peserta didik untuk belajar secara kontinu.

Peran dan tanggungjawab saya dalam praktik ini adalah sebagai fasilitator dalam pelaksanaan proses pembelajaran dan harus mampu memilih model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi dan karakteristik peserta didik serta membagikanpraktik baik tersebut kepada guru-gur agar semua guru memiliki persepsi yang sama bahwa pembelajaran harus berpusat pada peserta didik bukan berpusat pada pendidik

Tantangan:

Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Dan siapa saja yang terlibat?

Beberapa tantangan untuk mencapai tujuan adalah:

v  Waktu yang terbatas dalam mempersiapkan rancangan model pembelajaran inovatif bagi peserta didik.

v  Tidak tersedianya listrik di sekolah menjadi salah satu tantangan besar dalam menerapkan pembelajaran berbasis teknologi

v  Penggunaan media pembelajaran belum maksimal

v  Beberapa peserta didik tidak aktif saat kegiatan diskusi

v  Terdapat peserta didik yang bermain gawai saat kegiatan diskusi

Siapa saja yang terlibat dalam praktik pembelajaran:

v  Yang terlibat dalam praktik pembelajaran adalah 15 orang peserta didik kelas VII

v  Saya sendiri sebagai guru bahasa Indonesia

v  Kepala Sekolah (Bapak Senry Julianus Dju Kana, S.Pd) sebagai penanggungjawab.

v  Wakil Kepala Sekolah (Bapak Jonry Junior Willa, S.SI) membantu proses persiapan Generator untuk dipakai saat penayangan media pembelajaran melalui proyektor.

v  Rekan guru (Bapak Adymanto Bule Logo, S.Pd) yang membantu saya dalam perekaman video pembelajaran

Aksi

Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut / strategi apa yang digunakan / bagaimana prosesnya, siapa yang terlibat / apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini

Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan

1.      Waktu yang terbatas dalam mempersiapkan rancangan model pembelajaran inovatif bagi peserta didik.

Langkah yang saya lakukan berkaitan dengan keterbatasan waktu yaitu mengatur  waktu dengan sebaik mungkin sehingga persiapan saat merancang pembelajaran inovatif bagi peserta didik berjalan dengan lancar.

2.      Tidak tersedianya listrik di sekolah menjadi salah satu tantangan besar dalam menerapkan pembelajaran berbasis teknologi

Saya berkoordinasi dengan kepala sekolah dan rekan-rekan guru untuk menggunakan Generator yang tersedia di sekolah sehingga praktik pembelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis pendekatan TPACK bisa diterapkan.

3.      Penggunaan media pembelajaran belum maksimal

Guru harus kreatif dalam memilih dan merancang media ajar yang menarik dan tepat. Guru dapat menggunakan media pembelajaran berupa gambar-gambar terkait contoh teks narasi, guru juga bisa menggunakan media pembelajaran berbasis TPACK berupa video pembelajaran baik itu dibuat oleh guru sendiri ataupun video yang diambil dari YOUTUBE . materi ajar dapat ditayangkan melalui slide powerpoint sehingga memudahkan peserta didik dan guru untuk memahami dan menyampaikan materi pembelajaran

4.      Beberapa peserta didik tidak aktif saat kegiatan diskusi

Saya lebih intens lagi dalam membimbing peserta didik yang belum memahami tugas yang akan dilakukan, agar peserta didik yang masih pasif dalam kegiatan diskusi dapat berperan aktif di kelompoknya (sesuai sintaks ke-3 model PBL)

5.      Terdapat peserta didik yang bermain gawai saat kegiatan diskusi

Saya akan berupaya semaksimal mungkin selalu mengontal peserta didik saat kegiatan diskusi kelompok sehingga tidak ada peserta didik yang bermain gawai saat diskusi kelompok ( sintaks 3 model PBL)

 

Langkah lain yang dilakukan untuk menghadapi tantangan yang terjadi saat praktik pembelajaran adalah berkaitan dengan Model Pembelajaran, dalam hal ini saya menggunakan pendekatan TPACK dan Model pembelajaran Problem Based Learning yang terdiri dari:

Bagian Pendahuluan

Pada tahap ini

1.      Peserta didik dan pendidik saling menyapa, memberi salam dan menanyakan kabar,

2.      Peserta didik diajak untuk berdoa sebelum pembelajaran dimulai.

3.      Peserta didik dicek  kehadirannya oleh pendidik. (Disiplin)

4.      Peserta didik dan pendidik  menyanyikan lagu salah satu lagu nasional

5.      Peserta didik diingatkan kembali terkait kesepakatan kelas pembelajaran yang telah disepakati bersama.

6.      Peserta didik dan pendidik bertanya jawab terkait materi pembelajaran pada pertemuan sebelumnya. (Berpikir Kritis)

7.      Peserta didik menyimak KD, indikator, dan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan melalui slide power point yang ditayangkan. (TPACK)

8.      Peserta didik dan pendidik bertanya jawab tentang manfaat pembelajaran yang akan berlangsung (teks narasi) dalam kehidupan sehari-hari.

9.      Peserta didik dan pendidik melakukan yel-yel untuk membangkitkan semangat belajar.

Bagian Inti

 Tahap ini terdiri dari 5 sintaks pembelajaran yaitu:

Sintaks 1: Orientasi peserta didik pada masalah

Pada tahap ini peserta didik menyimak dan mengamati penjelasan pendidik terkait materi pembelajaran yang akan berlangsung. Kemudian peserta didik mengamati contoh teks narasi yang ditayangkan kemudian menganalisis informasi yang terdapat dalam teks narasi tersebut. Setelah itu peserta didik diminta untuk memilih topik teks narasi yang akan dianalisis dan dirumuskan menjadi sebuah simpulan dengan memilih gambar iklan yang disediakan oleh pendidik. 

Sintaks 2. Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar

Pada tahap ini peserta didik dibagi dalam bentuk kelompok dan menerima LKPD yang dibagikan oleh pendidik kemudian peserta didik berdiskusi untuk bekerja sama dalam anggota kelompoknya untuk menganalis informasi pada topik teks narasi yang telah dipilih kemudian merumuskan informasi tersebut menjadi sebuah simpulan isi teks narasi

 

Sintaks 3. Membimbing penyelidikan secara individu atau kelompok.

 

Pada tahap ini peserta didik berdiskusi membagi tugas mencari informasi dari buku siswa atau sumber lainnya terkait tata cara menganalisis informasi yang terdapat dalam teks narasi dan langkah-langkah merumuskan informasi yang terdapat dalam teks narasi menjadi simpulan

 

Sintaks 4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya

 

Pada tahap ini peserta didik menganalisis informasi yang terdapat dalam teks narasi berdasarkan topic yang telah dipilih kemudian merumuskan informasi yang terdapat didalam teks narasi tersebut menjadi simpulan isi teks narasi

 

Sintaks 5 . Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.

 

Pada tahap ini setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis informasi dan simpulan isi teks narasi kemudian kelompok yang bukan penyaji memberikan tanggapan setelah itu peserta didik memperbaiki hasil diskusi sesuai masukan dan tanggapan peserta didik terkait hasil analisis informasi dan simpulan isi teks narasi yang telah dipresentasikan

Bagian Penutup

pada tahap ini

1.      Peserta didik dan pendidik membuat kesimpulan hasil pembelajaran.

2.      Peserta  didik dan pendidik melakukan refleksi pembelajaran.

3.       Pendidik menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

4.      Pembelajaran diakhiri dengan berdoa bersama.

5.       

Berkaitan dengan Penilaian

Pendidik melakukan penilaian secara keseluruhan baik dari ranah kognitif, afektif, dan psikomotor yang dituangkan dalam instrument yang lengkap mulai dari kisi-kisi soal, indicator ketercapaian, dan rubric penilaian.

Refleksi hasil dan dampak

Bagaimana dampak dari aksi dari langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut

Dampak dari pelaksanaan aksi 3

1.      Penggunaan media berbasis TPACK yang diimplementasikan dalam bentuk gambar dan video pembelajaran yang ditayangkan melalui powerpoint secara umum dapat dikatakan efektif dan sudah mmbuat peserta didik lebih semangat dan aktif mengikuti proses pembelajaran mengidentifikasi informasi teks narasi, dari berbagai sumber yang dibaca dan didengar dimana peserta didik dibimbing untuk mengamati contoh iklan dalam bentuk gambar dan video yang disajikan di slide powerpoint,kemudian guru membentuk kelompok untuk berdiskusi dan peserta didik menyelesaikan tugas yang diberikan pada lembar kerja peserta didik (LKPD) kemudian masing-masing kelompok mempresentasikan di depan kelas. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh peserta didik yang mendapatkan nilai melampaui KKM sebanyak 15 orang dari jumlah peserta didik yang hadir yaitu 15 artinya semua peserta didik tuntas dengan presentasi ketutasan adalah 100%.

2.      Penggunaan model pembelajaran problem based learning membuat peserta didik lebih termotivasi untuk belajar dibandingkan dengan memggunakan metode konvensional.

3.      Dampak menerapkan model pembelajaran problem based learning dan penggunaan media berbasis TPACK bagi guru adalah dapat membantu guru dalam menyampaikan materi lebih mudah dan kegiatan pembelajarannya tidak monoton.

 

Dalam proses pembelajaran  dengan menggunakan model PBL dan pendekatan TPACK respon dari lingkungan sekitar yaitu teman sejawat dan kepala sekolah memberikan respon positif.

 

Pembelajaran penting yang saya dapatkan dalam proses kegiatan yang sudah dilakukan adalah dari kegiatan ini saya dapat mendesain pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran inovatif

 

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning yang dipadukan dengan pendekatan TPACK yaitu contoh video iklan dan media pembelajaran yang menarik akan meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran mengidentifikasi informasi pada teks narasi yang dari berbagai sumber yang dibaca dan didengar.

 

 

Komentar